PENYAMBUTAN KEPULANGAN 129 PMI TERKENDALA DARI PENEMPATAN TAIWAN

  • Diposting pada 2021-08-21 15:12:42

Jakarta,  Wisma Atlet Pademangan (21/08) - Kepala BP2MI RI Benny Rhamdani bersama Kepala UPT BP2MI Provinsi DKI Jakarta Kombes Pol Hotma Victor Sihombing dan Kepala UPT BP2MI Serang Joko Purwanto menyambut kedatangan PMI Terkendala dari penempatan Taiwan.

Gelombang kepulangan ini merupakan program repatriasi dari 129 PMI Terkendala, yang terdiri dari 112 Anak Buah Kapal (ABK), 2 PMI sakit berat, 2 PMI sakit ringan, 10 orang ibu dan anak, serta 3 PMI Terkendala. Dari jumlah tersebut, ada 7 ABK yang batal berangkat, dikarenakan terdapat 3 orang yang masih berada dalam investigasi kapal tenggelam, serta 4 orang yang memutuskan untuk melanjutkan kontrak kerja. Selanjutnya, ada pula PMI sakit berat atas nama Munawaroh, yang gagal dipulangkan karena alasan keselamatan. 

Untuk itu, maka total PMI yang dapat difasilitasi kepulangannya pada Sabtu (21/8) menjadi 121 orang, yang terdiri dari 105 ABK, 1 PMI sakit berat, 2 PMI sakit ringan, 10 orang ibu dan anak, serta 3 PMI Terkendala lainnya. Selain itu, juga terdapat 8 jenazah PMI yang turut serta dalam kepulangan ini, serta 1 orang PMI yang menderita stroke berat atas nama Tuti Juhaeti, yang dirujuk langsung ke Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Bhayangkara dengan menggunakan ambulans.

Penyambutan kedatangan  PMI Terkendala tersebut dilakukan di pintu gerbang kedatangan Wisma Atlet Pademangan tower 9. Kegiatan ini dihadiri instansi terkait diantaranya Kementerian Kesehatan yang diwakili oleh dr. Imran, dr. Yosie dan dr. Mirza. Pihak dari TNI RI diwakili oleh Mayor Infantri Gede Mahendra, Kapten Armed Irman Firmansyah serta Kepala Koordinator dari berbagai matra, serta jajaran BP2MI, UPT BP2MI DKI Jakarta dan UPT BP2MI Serang.

Kegiatan ini dilaksanakan guna menyerap aspirasi dari PMI terkendala yang baru saja datang terkait dengan keadaan kesehatan, harta benda serta kondisi mereka selama bekerja menjadi PMI ABK di Taiwan. Selain itu, Kepala BP2MI Benny Rhamdani melakukan pembicaraan dengan dr. Imran selaku koordinator kesehatan di Wisma Atlet terkait pengecekan  PMI terkendala yang baru saja tiba serta rangkaian proses karantina yang akan mereka jalani selama 8 hari  kedepan di Wisma Atlet Pademangan Tower 9 lantai 24.  Proses karantina kepada PMI terkendala tersebut dengan pengawasan kesehatan dan keamanan khusus sebagai bukti pelayanan VVIP untuk para PMI.

Kepala BP2MI RI, Benny Rhamdani  menjelaskan akan memberikan pelayanan VVIP kepada seluruh PMI yang membutuhkan serta akan melakukan penindakan tegas kepada para pelaku penempatan yang menempatkan PMI secara non prosedural tanpa pandang bulu. Untuk itu,  Kepala UPT BP2MI Provinsi DKI Jakarta dan aparat hukum terkait akan mendalami guna menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh para agensi yang memberangkatkan para ABK tersebut.

Kepala UPT BP2MI Provinsi DKI Jakarta,  Kombes Pol Hotma Victor Sihombing menambahkan bahwa UPT BP2MI Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh semangat kepala BP2MI dalam memberikan pelayanan VVIP.

“Kami pun akan mendukung semangat Pak Benny Rhamdani selaku Kepala BP2MI RI untuk menindak tegas kepada para pelaku penempatan yang menempatkan PMI secara non prosedural sebagai komitmen kami untuk melayani, melindungi dengan nurani serta bukti hadirnya negara untuk melindungi PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki kepada PMI.